1. “Kamu tak tergantikan”. Kalimat ini bisa langsung
membuat mata perempuan bercahaya. Mengatakannya dengan kontak mata,
membuat orang spesial dalam hidup Anda tahu bagaimana posisinya dalam
hidup Anda, dan bahwa Anda menghargai dia sebagai satu individu yang
unik. Mendengar Anda mengatakan ini, membuat dia merasa sangat bernilai.
2. “Kamu memberi cahaya bagi hidup saya”. Kalimat
ini memang agak berlebihan. Namun, mengatakan kalimat tersebut
menunjukkan kalau seorang pria paham dan ingat bahwa perempuan yang
memilih untuk mendampinginya telah memberikan waktu dan energinya bagi
pria tersebut. Kalimat ini menandakan, pria tersebut menghargai
pasangannya yang telah rela berbagi hidup bersamanya.
3. “Kamu sempurna seperti apa adanya kamu”. Kalimat
ini mampu mencerahkan hari-hari, pekan, bulan bahkan tahun, yang
dijalani kaum Hawa. Perempuan akan lega dan tenang bila tahu kalau
dirinya adalah seseorang yang sempurna di hadapan pasangannya. Tidak
perlu lagi memusingkan berat badan yang merangkak naik atau
wanita-wanita muda dan cantik yang bertebaran di mana-mana, karena tahu
meski betapa buruknya Anda, pasangan Anda menganggap Anda sempurna dan
tidak bercacat.
4. “Saya suka …mu (isi dengan: mata, rambut, tangan, kaki, dan sebagainya).
Jangan asal mengucapkan kalimat ini. Pikirkan baik-baik bagian mana
dari tubuh pasangan yang paling Anda suka dan katakan alasannya.
Ungkapan ini bisa menunjukkan kalau Anda memberi perhatian kepadanya
hingga hal-hal terkecil dan detail sekalipun.
5. “Saya bangga padamu”. Sangat penting untuk
memberi dukungan bagi pekerjaan atau ambisi pasangan. Dia sudah bersusah
payah mendapatkan pekerjaan impiannya, jadi mengapa Anda tidak katakan
betapa bangga Anda terhadapnya? Tidak perlu menunggu pencapaian besar
terjadi hanya untuk mengatakan kalimat ini. Saat dia bisa membayar kartu
kreditnya sendiri, menyelesaikan kursus ketrampilan, atau sedang
berusaha mendapatkan promosi jabatan, katakan bahwa Anda bangga padanya.
Hati perempuan akan luluh dan tiap kali dia “jatuh”, dia akan ingat
kalimat ini dan berusaha untuk bangkit.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar